Fatah Ancam AL-Jazeera

RAMALLAH (Berita Indonesia) – Kegelisahan menerpa Ramallah pada hari Senin (24/1) setelah televisi Al Jazeera merilis dokumen pembukti yang membuat marah para pemimpin Fatah.

Dokumen itu menyingkap negosiator Palestina yang selama dua dekade mengorbankan sejumlah tanah dan hak rakyat Palestina.

Petinggi keamanan Tepi Barat mulai waspada akan terjadinya bentrokan.

Para pemimpin Fatah mendorong untuk melawan kanal Jazeera dan mengancam kantor pusatnya di Ramallah. Juru bicara Fatah merilis pernyataan yang menuduh kantor berita itu melakukan penghasutan.

Kantor Jazeera sejak itu diancam dengan pembakaran dan penahanan staf-staf lokalnya.

Hamas, Qatar, dan Sheikh Yusuf Al Qardawi juga menjadi target hasutan dalam respon cepat terhadap skandal tersebut.

Sementara itu, badan keamanan Otoritas Palestina bertemu di Ramallah untuk membahas kondisi di lapangan. Mereka mempertimbangkan kemungkinan pemberontakan melawan pemerintah.

Pejabat-pejabat tinggi membicarakan skenario yang mungkin terjadi.

Pengamat memprediksi ribuan halaman dokumen itu akan mendatangkan konsekuensi negatif. Instruksi telah dikeluarkan untuk bersiap menghadapi unjuk rasa di Tepi Barat.

Kekuatan perlawanan Palestina mengatakan bahwa dokumen rahasia itu adalah sebuah kontravensi serius terhadap standar nasional dan merupakan kejatuhan nasional yang tidak bisa diterima.

“Hak relijius dan historis kami di Palestina adalah seluruh Palestina. Setiap orang yang mengorbankan sebutir pasir Palestina telah meninggalkan front nasional, agama, dan rakyatnya,” ujar Gerakan Perlawanan Populer di Gaza.

“Abbas dan mereka di sekitarnya hanya mewakili diri mereka sendiri. Mereka tidak berhak menegosiasikan tentang tanah air atas nama rakyat Palestina,” ujar mereka.

Dalam perkembangan lain, saksi mata dan staf Al Jazeera mengatakan bahwa sejumlah pemuda pada hari Senin (24/1) berusaha untuk menerobos masuk ke kantor kanal televisi itu.

Puluhan pemuda berkumpul di Ramallah untuk memprotes perilisan dokumen rahasia tentang negosiasi antara Otoritas Palestina dan Israel di mana Otoritas mendapat penawaran konsesi yang belum pernah ada sebelumnya.

-Suara Media.com

Perihal mahesya
pengangguran

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: